๐’๐ž๐ฌ๐ค๐š๐› ๐“๐ž๐๐๐ฒ ๐๐š๐ง ๐Œ๐ž๐ง๐š๐ค๐ž๐ซ ๐‚๐ž๐ค ๐‹๐š๐ง๐ ๐ฌ๐ฎ๐ง๐  ๐๐ž๐ฅ๐š๐ค๐ฌ๐š๐ง๐š๐š๐ง ๐๐ซ๐จ๐ ๐ซ๐š๐ฆ ๐Œ๐š๐ ๐š๐ง๐  ๐๐š๐ฌ๐ข๐จ๐ง๐š๐ฅ

oleh -147 Dilihat
oleh

Pemerintah resmi menambah kuota Program Magang Nasional menjadi 150 ribu peserta pada batch kedua. Keputusan ini diambil setelah evaluasi angkatan pertama menunjukkan hasil yang positif. Dari target 100 ribu peserta, seluruhnya telah menyelesaikan program dan sebagian besar berhasil masuk ke dunia kerja.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli juga meninjau langsung pelaksanaan program di Paragon Community Hub, Jakarta Selatan. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan program berjalan optimal sekaligus mengevaluasi pelaksanaannya.

Melalui program ini, peserta akan menjalani magang selama enam bulan, memperoleh penghasilan sesuai standar daerah, serta mendapatkan pendampingan langsung dari mentor di perusahaan. Menariknya, lulusan disabilitas juga dipastikan dapat mengikuti Program Magang Nasional pada tahun 2026.